Merlin
Genre : drama, fantasy
Pencipta: Jake Michie, Johnny Capps,Julian Murphy
Pemain : Colin
Morgan (Merlin) , Bradley James (Prince Arthur), Katie McGrath (Morgana), Angel Coulby
(Guinevere / Gwen), John Hurt (voice of The Great Dragon), Anthony Head (Uther Pendragon) ,
Richard Wilson (Gaius)
Jumlah episode : season 1 - 13 episodes, season 2 -
Perusahaan produksi :
Shine Television
Tanggal tayang : 20
September - 13 December 2008 (season 1)
Pada zaman dahulu di kala Uther Pendragon berkuasa, segala kekuatan sihir dan kepercayaan kuno dilarang. Uther tidak segan menghukum mati orang yang dianggap menggunakan kekuatan sihir. Di Camelot , Merlin datang menemui Gaius untuk menjadi muridnya.
Belum apa-apa Merlin sudah mengagetkan Gaius ketika pemuda itu menghentikan dirinya yang jatuh dari tingkat dua. Merlin berusaha menutupi, tapi Gaius tahu Merlin menggunakan sihir. Ya, sebenarnya Merlin adalah penyihir. Berbeda dengan orang yang lain yang mendapat kemampuan sihir dengan cara belajar, kemampuan itu dibawa Merlin sejak ia lahir. Gaius mengingatkan Merlin supaya menutupi kemampuannya jika ingin selamat dari hukuman penggal. Merlin memulai pendidikannya sebagai murid Gaius.
Suatu hari Merlin melihat seorang pemuda dipermainkan sekelompok orang. Pemimpin kelompok itu memerintahkan si pemuda menjadi target bergerak latihan melempar pisau. Merlin yang tidak tega meminta si pemimpin kelompok menghentikan tindakannya. Kesal melihat keangkuhan si pemimpin kelompok, Merlin menyindirnya sebagai orang brengsek. Si pemimpin kelompok itu menantang Merlin menunjukkan kebolehannya berkelahi. Dengan mudah Merlin dikalahkan si pemimpin yang ternyata adalah pangeran Arthur, anak semata wayang Uther Pendragon. Merlin sempat menginap semalam di penjara sebelum dibawa keluar oleh Gaius.
Pertemuan kedua Merlin dengan Arthur juga tidak menyenangkan. Arthur meledek Merlin, yang dibalas lagi dengan celaan oleh Merlin. Keduanya berkelahi di gudang dekat pasar. Merlin menggunakan sihir untuk mengerjai Arthur. Hampir saja ia menang, hanya konsentrasinya pecah saat sadar Gaius memergokinya menggunakan sihir. Arthur mengambil kesempatan memukul Merlin dengan sapu. Kali ini Arthur membiarkannya lepas, setelah terlebih dahulu memberikan peringatan pada Merlin. Gaius memarahi Merlin karena khawatir jika orang tahu pemuda itu bisa menggunakan sihir. Merlin membela diri sambil membiarkan Gaius mengobati lukanya. Malamnya Merlin mendengar suara memanggil dirinya. Dibimbing suara itu, ia menuju sebuah dungeon tua. Ternyata apa yang ada di dungeon itu bukanlah mahluk biasa, tapi The Great Dragon, naga yang dikurung Uther. Naga itu memberitahu Merlin bahwa ia dan Arthur terikat oleh takdir. Arthur kelak menjadi raja yang membawa Albion pada kemakmuran. Tapi tanpa Merlin, semua hal itu takkan bisa terwujud. Merlin tidak percaya karena Arthur yang ia ketahui adalah pemuda brengsek. The Great Dragon mengatakan Merlin yang bisa merubahnya, kemudian terbang meninggalkan pemuda yang kebingungan itu.
Merlin mendampingi Gaius yang diundang Uther ke perjamuan makan malam. Mereka semua dihibur oleh penyanyi cantik bersuara indah. Tak ada yang tahu penyanyi itu adalah samaran dari penyihir yang dulu putranya dipenggal Uther. Dengan sihirnya, si penyihir menidurkan semua orang melalui lagunya. Hanya Merlin yang tidak terpengaruh. Merlin menggunakan sihir menjatuhkan chandelier tepat di atas si penyihir. Semua orang segera terbangun dari tidurnya. Si penyihir menggunakan kekuatan terakhir melempar pisau ke arah jantung Arthur. Merlin menarik sang pangeran sehingga pisau itu hanya menembus kursi. Si penyihir kemudian tewas. Uther yang berterimakasih mengangkat Merlin sebagai pelayan pribadi Arthur, yang disambut teriak bernada protes Arthur dan muka pasrah Merlin. Suka atau tidak suka, mereka berdua harus selalu bersama-sama. Sejak saat itu Merlin selalu mendampingi Arthur sambil menjaga sang pangeran yang diramalkan kelak membawa Albion menuju kejayaan.
Characters :
Personal comment :
Written by Ryuu Nagareboshi
Merlin
© Shine Television/ BBC
Merlin
(Colin Morgan)
Pemuda dengan kekuatan sihir besar, tapi payah kalau berbohong. Dia menyembunyikan
kemampuan sihirnya supaya tidak dipenggal oleh Uther. Rasa keadilan dan
kemanusiaan Merlin sangat besar, hal yang kerap membawanya dalam bahaya. Merlin
meragukan perkataan The Great Dragon bahwa Arthur adalah sisi lain dirinya yang
tak terpisahkan dan calon raja di masa depan. Namun ia tidak pernah ragu maju
untuk melindungi Arthur walau harus mengorbankan nyawa. Dia memanggil sang pangeran hanya dengan nama sekaligus
satu-satunya sahabat baik Arthur.

Arthur (Bradley
James)
Pangeran Camelot. Sejak kecil ia dididik keras dan memanggul
beban berat sebagai calon raja . Pangeran muda ini selalu menyuruh Merlin
melakukan segala hal dan menjitak kepala atau memakinya bodoh jika pelayannya
itu berbuat kesalahan. Tapi saat nyawa Merlin di ambang bahaya, Arthur maju
paling dulu menolongnya. Ketidaksukaan Arthur pada sihir disebabkan doktrin yang
ditanamkan Uther padanya. Dalam hati kecil Arthur tidak selalu menyetujui tindakan
Uther, terutama perintah ayahnya menghukum mati orang yang dianggap
penyihir.
Gaius (Richard Wilson)
Tabib istana
yang diminta ibu Merlin untuk mendidik putranya. Uther sangat
mempercayai pria tua ini. Gaius marah jika Merlin menggunakan sihir
karena mengkhawatirkan keselamatannya.Tidak ada yang tahu
kalau Gaius sebenarnya juga bisa ilmu sihir dan ia kenal dengan The
Great Dragon.
Morgana (Katie McGrath)
Uther merawat Morgana seperti anak sendiri karena dulu berjanji
dengan ayah gadis cantik ini. Morgana punya kepribadian yang kuat. Dia tidak mau
dipengaruhi oleh orang lain dan memiliki prinsip sendiri. Dia pernah melawan
perintah Uther dengan menyembunyikan Mordred, anak suku Druid yang dicari untuk
dipenggal. Dengan mulut tajamnya, Morgana sering membuat Arthur bungkam.
Guinevere / Gwen (Angel Coulby)
Pelayan pribadi Morgana. Jika salah tingkah pasti ia jadi banyak
bicara menyembunyikan rasa malunya. Gwen menyukai Merlin yang terlalu polos
untuk menyadari perasaan gadis itu.
Uther Pendragon (Anthony Head)
Raja Albion. Uther melarang sihir dan membunuhi semua orang yang
dianggap penyihir karena suatu hal di masa lalu. Uther menolak membuat pembaruan
karena ingin berpegang teguh pada aturan dan kehormatan. Hal ini membuatnya
beberapa kali bertengkar dengan Arthur. Meski sebagai raja tindakannya sering
dianggap kejam, sebenarnya ia adalah ayah yang yang menyayangi anak-anaknya,
termasuk rakyat Albion.
The Great Dragon (John Hurt)
Naga
terakhir yang dipenjarakan Uther di gua bawah tanah. Naga ini memanggil Merlin
dan memberitahu takdir besar yang mengikat Merlin dengan Arthur. Ucapannya
seperti teka-teki dan tidak pernah memberikan jawaban langsung setiap kali
Merlin bertanya.
Some caps :



Sebagai adaptasi bebas dari legenda Arthur, Merlin sangat menarik.
Dimulai dari karakter Merlin dibuat seumuran dengan Arthur, Mordred
adalah anak lelaki kecil dari suku Druid, juga munculnya banyak
binatang gaib serta cerita legenda lainnya yang dimasukkan dalam
serial ini. Hal lain yang patut diperhatikan adalah pemilihan aktris
kulit hitam untuk memerankan Guinevere. Bagi pencinta legendar
Arthur dan genre fantasy, serial ini sangat direkomendasikan.
