GOHATTO (御法度)
Sutradara : Oshima
Nagisa
Kostum : Wada Emi
Musik : Sakamoto
Ryuuichi
Studio : Sochiku
Tahun produksi : 1999
Genre : History
Rating : 18+
(homosexual, violence)
Cast :
Matsuda Ryuuhei (Kano
Sozaburo)
Asano Tadanobu (Tashiro
Hyouzo)
Takeda Shinji (Okita
Souji)
Hijikata Toshizou (Kusano
'Beat' Takeshi)
Mengambil setting Kyoto tahun 1865, saat itu Shinsegumi sudah menempati markas baru di kuil Nishi Hongaji. Sebagai penjaga kota Kyoto, Shinsengumi bertugas menjaga keamanan dan melakukan perekrutan anggota baru untuk menambah pasukan. Dari sekian banyak pelamar, hanya 2 orang saja yang direkrut menjadi anggota baru. Yang pertama adalah Kano Sozaburo , anak ketiga pemilik toko tekstil. Sebagai pemuda 18 tahun, Sozaburo mempunyai paras cantik dan daya tarik besar. Berikutnya Tashiro Hyozo dari Kurume clan dan murid Hakushin Ito. Walau baru masuk, Sozaburo ditugaskan memenggal anggota Shinsengumi yang bersalah meminta uang pada rakyat demi kepentingan pribadi. Tashiro heran mengapa Sozaburo yang dipilih, bukan dirinya.Tashiro yang penasaran menyerbu masuk saat hukuman dilaksanakan, tindakan ceroboh itu membuatnya dihukum 5 hari penjara.
Keluar dari penjara, Tashiro menyatakan cinta pada Sozaburo dan merayunya, tapi ditolak Sozaburo yang menodongkan pedang ke Tashiro. Sozaburo sendiri mengaku kalau ia tidak tertarik pada wanita. Karena insiden ini dalam waktu kurang dari sebulan tersebar gosip Sozaburo tidak suka wanita dan membuatnya jadi bahan ledekan anggota Shinsengumi lainnya. Gosip berikutnya adalah Sozaburo dan Tashiro adalah pasangan kekasih. Hijikata Toshizo menanyakan kebenaran gosip ini pada Okita Souji , tapi Souji berkata ia tidak tertarik pada urusan pribadi orang lain. Hijikata yang penasaran mencoba membuktikan dengan menguji kemampuan pedang Sozaburo – Tashiro. Dia yakin dugaannya benar melihat Sozaburo yang kemampuan berpedangnya tinggi seakan seperti mengalah pada Tashiro.
Bukan hanya Tashiro yang berminat pada
Sozaburo, Yuzawa Toshiro juga tertarik padanya. Bahkan Yuzawa
berhasil membuat Sozaburo tidur dengannnya. Beberapa hari kemudian
Yuzawa dibunuh orang tak dikenal. Kondo Isami (Sai Youichi) menduga
kejadian ini berhubungan dengan Sozaburo, meminta Hijikata menyuruh
Yamazaki membawa Sozaburo ke tempat pelacuran. Sozaburo menolak
ajakan Yamazaki ke Shimabara dengan alasan ada janji dengan orang
lain. Hijikata tertawa mendengar cerita penolakan Sozaburo. Dia tahu
banyak anggota Shinsengumi mendekati pemuda itu, maka Sozaburo
berhati – hati menerima setiap ajakan. Yamazaki yang penasaran
menanyakan Sozaburo tentang Yuzawa. Pemuda itu bilang memang Yuzawa
merayunya, tapi ia tidak menerimanya. Yamazaki menjelaskan alasannya
mengajak Sozaburo ke Shimabara adalah untuk mengenalkan ia dengan
kehidupan orang dewasa. Sozaburo pun menerima tawaran tersebut.
Yamazaki meninggalkan Sozaburo dengan wanita tercantik di Shimabara.
Tapi ia kaget ketika tahu kalau Sozaburo panik sesudah ia pergi dan
sama sekali tidak memperdulikan wanita yang dipilih untuknya.
Setelah kejadian di Shimabara, Yamazaki diserang orang misterius dan
pisau yang tertinggal sebagai petunjuk. Setelah diselidiki, hanya
Tashiro yang kehilangan pisau. Kondo tahu Tashiro menyerang pria –
pria yang mendekati Sozaburo karena rasa cemburu. Tapi keadaan ini
tidak boleh dibiarkan, apalagi diyakini Tashiro juga pelaku
pembunuhan Yuzawa. Kondo memerintahkan Hijikata membunuh Tashiro
diam – diam. Pembunuhan harus dilakukan oleh Sozaburo diawasi
Hijikata – Okita. Sozaburo menerima perintah itu, mengundang Tashiro
ke rawa dan membunuhnya di sana. Hijikata ragu benarkah Tashiro yang
membunuh Yuzawa dan menyerang Yamazaki setelah mendengar Tashiro
menuduh Sozaburo berkhianat dan sengaja mencuri pisaunya untuk
memfitnah. Siapakah pelaku sebenarnya ? Bagaimana akhir hidup pemuda
yang telah mencuri hati banyak anggota Shinsengumi ?
Ending Gohatto meninggalkan teka – teki sehingga setiap penonton
mempunyai interpretasi berbeda..
Written by Ryuu Nagareboshi